Halaman

Sabtu, 03 November 2018

Keluarga Tak Sedarah (5)


“Kkkrriiiiinnngggggg…!” Bel berbunyi pertanda sudah waktunya untuk masuk kelas, semua murid baru bergegas masuk kelas menunggu guru datang dan tidak lama kemudian seorang perempuan masuk ke dalam kelas yang tidak lain adalah guru di SMP THORIQOTUN NAJAH ini. “Assalamualaikum wr.wb., selamat pagi anak-anak”. “Waalaikumsalam wr.wb.” jawab semua murid yang mayoritas berasal dari ponpes ini meskipun ada juga sebagian dari mereka yang berasal dari luar ponpes / tidak mondok. Hari pertama di isi dengan MOS (masa orientasi siswa)  yang di pandu dengan bapak ibu guru sendiri, memang biasanya rata-rata di sekolah lain yang melakukankan nya adalah siswa kelas 2 dan 3 SMP dari sekolahan itu sendiri, namun berhubung sekolah ini baru dan masih angkatan pertama jadi guru nya sendiri lah yang memandu mereka untuk MOS, meskipun ada senior dari ponpes ini namun mereka semua sudah tamat sekolah dari bangku SMA.


Jam menunjukan pukul 09.00, sudah waktunya untuk istirahat. Siti dan Nuril memilih untuk tidak meninggalkan kelas, mereka berdua memilih untuk berbincang-bincang. “Siti..., gimana kamu betah gak di sini?”. “Gimana ya, betah gak betah ya harus betah, hehehe” jawab siti. “Aku gak betah Sit, di sini udah bangunnya pagi banget, makannya gak enak, mandinya juga ngantriii., panjang OMG…” ujar Nuril dengan ekspresi sedikit kesal. “Ya sudah lah Ril, kita sabar aja, namanya juga mondok, ya kita harus taat sama peraturan di sini” jawab Siti dengan santai sambil menulis sesuatu di sebuah buku. “Ngomong-ngomong kamu lagi nulis apa sih Sit, kok aku perhatikan dari tadi sepertinya kamu asyik banget dengan buku itu?”. “Oohhh…ini, ini namanya buku dairy, aku selalu menulis semua keluh kesah ku di buku ini karna bagiku buku ini sudah menjadi sahabat paling setiaku selama ini” ujar Siti sambil  tersenyum memandangi buku dairy ini. “Ehmmm…gitu, aku jadi ingin coba punya buku seperti itu”. “Iya Ril, jadi kita bisa menuangkan semua isi hati kita, terus kita juga bisa menggambar, bercerita, pokoknya bisa jadi hiburan kita dehh”.

“Iya ya, ide kamu bagus juga Sit”. “Ya iya dong, siapa dulu, Siti gitu lohh”. “Iiiihhh ternyata centil juga kamu ya Sit (Nuril tertawa kaget)” ujar nuril. “Hahahaha..., apaan sihh Ril, aku kan cuma ngomong aja”. “Beneran lohh, aku pertama lihat kamu kayaknya kamu itu pendiam tapi ternyata begini ya (Nuril ketawa terbahak-bahak)”. “Nuurriilllll, jangan gitu ahh, aku jadi malu tau gak sih (Siti tesipu malu)”. “Hehehe, maksud aku, ternyata kamu itu asyik di ajak ngobrol gitu loh, jangan suudzon dulu dong”. “Ehmmm gitu, iya iya hehehe”. Tak terasa setengah jam mereka mengobrol bel masuk berbunyi, semua murid-murid kembali masuk ke kelas. 

“Sitii…” panggil Nuril. “Ehh kamu Ril, sini masuk” jawab Siti yang sedang mengobrol dengan teman-temannya di kamar. “Sini gabung sama kita biar tambah akrab” ucap Siti sambil tersenyum menatap Nuril. "Iya” jawab Nuril dengan tersenyum. Mereka pun larut dalam obrolan seru yang di sertai dengan canda tawa. Di sisi lain, Zila lebih memilih tidur siang di bandingkan harus bergabung dengn teman-teman nya. Zila memang sedikit berbeda dengan teman-teman lainya, sifatnya yang dingin dan susah bersosialisasi serta tertutup itu lah yang membuat nya seperti tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekelilingnya.

Tak lama kemudian kak Risa datang dan menyuruh mereka untuk makan “Ayo adik-adik makanan nya sudah siap”. “Iya kak, tapi Zila sedang tidur” ucap siti. “Biar kakak aja yang bangunin, kalian segera ngambil makan saja” jawab kak Risa lalu membangunkan Zila yang sedang tidur. “Zila bangun dek, ayo makan dulu”. “Ehhmmm apaan sihh, aku masih ngantuk buu..” jawab zila. “Hah, buu? Ini kak Risa, Zila, kenapa jadi buu?” Zila terkejut karena menyadari bahwa yang membangunkan nya bukanlah ibunya melainkan kak Risa. “Maaf kak” jawab Zila singkat lalu bergegas pergi keluar dari kamar untuk mengambil makanan. Sementara itu kak Risa jadi terdiam memandangi bantal Zila, sejenak tak lama kemudian kak Risa langsung pergi meninggalkan kamar.

Bersambung..., 😀.

1 komentar:

  1. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    arena-domino.club
    arena-domino.vip
    100% Memuaskan ^-^

    BalasHapus

utamakan kesopanan dan berkomentarlah yang membangun ;-)