Sabtu, 03 November 2018
Keluarga Tak Sedarah (4)
Setelah mereka melakukan solat maghrib dilanjut dengan membaca surah yasin serta waqi’ah yang dipimpin oleh para ustad pengurus pondok sampai menjelang isya'. Selesai sholat isya', jam menunjukan pukul 19.15, para santri pun kembali ke asrama masing-masing dan persiapan untuk makan malam. Kakak pondoklah yang mendapat tugas giliran untuk menyiapkan makanan untuk adik-adik santri baru. disisi lain, Siti dan teman-temannya menunggu makanan siap di kamar sambil berbincang-bincang satu sama lain.
Perlahan-lahan mereka mulai saling mengenal satu sama lain, tetapi ada satu anak yang berbeda, yahhh..., dia adalah Zila, entah apa yang dia pikirkan, dia seperti tidak memperdulikan orang-orang yang ada di sekelilingnya, dia hanya diam saja sementara yang lainya kumpul-kumpul untuk mengobrol. “Hai kamu Zila kan?” tanya Siti memandang ke arah Zila yang sedang duduk di pojokan kamar “iya, kenapa (dengan ekspresi muka datar)” jawab Zila. “Sini dong kumpul sama kita biar kita saling mengenal jangan duduk sendiri di pojokan, bersama itu lebih seru lohh (sambil tersenyum memandang zila)” ucap Siti. “Iya Zil sini dong” ujar santri yang lain.
“Terserah aku lah apa urusanmu” jawab Zila dengan sewot lalu bergegas pergi meninggalkan kamar. “Iihh kok gitu sih, kita kan nanya nya baik-baik” ucap salah satu santri. “Ya sudahlah, biarkan saja, mungkin Zila butuh waktu untuk bisa bergabung dengan kita” ucap Siti sambil menghela nafas. Tak lama mereka ngobrol, kakak senior datang, kali ini bukan kak risa. “Adik-adik, makanannya sudah siap, kalian ambil di meja yang besar dekat dapur ya” ucap kakak itu. “Iya kak” jawab semua santri yang ada di kamar. Setelah mengambil jatah makanan mereka, masing-masing mereka pun kembali ke kamar sambil membawa piring mereka sendiri-sendiri, begitupun dengan Zila.
Dengan suasana yang tak bisa di ungkapan dengan kata-kata, ada rasa rindu yang mereka pendam kepada keluarga nya di rumah, mereka teringat saat makan bersama dengan ayah ibu nya, kini suasana jadi berubah, mereka bersama dengan orang-orang yang sebelumnya belum mereka kenal sama sekali dengan lauk seadanya, hanya nasi tahu dan sayur soup yang bisa mereka makan. “Pelit amat sih nih pondok, masa cuma di kasih makan nasi tahu sama sayur aja” ucap Nuril di dalam hati nya dengan rasa terpaksa dia harus memakan makanan itu. Di sisi lain santri-santri juga sedikit gak bisa terima tapi terlihat dari wajah mereka yang tak ada pilihan lain selain menghabiskan makanan itu dari pada harus memilih tidur dengan perut kosong serta lapar.
Pagi tiba, jam menunjukkan pukul 03.30. “Adik-adik bangun! Ayo persiapan sholat subuh” ucap kak Risa sambil membangunkan mereka satu per satu. “Ehhmm masih ngantuk kak” ucap Zila sambil mengucek-ngucek matanya. “Hei ayo, kalian harus belajar bangun pagi-pagi, kalau kalian gak segera bangun, umi (sebutan untuk pendiri ponpes yang perempuan) sendiri yang akan datang ke sini membangun kan kalian” ucap kak Risa dengan suara agak keras. Mereka pun langsung bergegas bangun dari tempat tidurnya yang beralas kasur gulung yang tipis. “Nih orang resek banget sih, gak tau orang masih ngantuk apa ya, udah tidur di kasur yang keras mana sempit lagi” ucap Nuril ngedumel sendiri di dalam hatinya. Mereka pun langsung bangun untuk cuci muka serta wudhu dalam keadaan yang masih mengantuk.
Setelah mereka melaksanakan sholat subuh, mereka merapikan tempat tidur mereka masing-masing lalu melanjutkan kegiatan mereka selanjutnya yaitu dinyah pagi. Dan hari ini adalah hari senin, hari pertama mereka masuk sekolah di bangku SMP. Setelah mereka dinyah pagi, jam setengah 6 mereka siap-siap untuk mandi sebelum berangkat sekolah. Meskipun sekolah nya tidak jauh dan masih satu area dengan pondok tetapi mereka juga harus mandi lebih awal karena kamar mandinya hanya ada tiga dan santrinya lebih dari lima belas orang, bisa di bayangkan betapa antrinya untuk bisa mandi di pagi hari.
Bersambung..., 😀.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
BalasHapusSistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
Link Alternatif :
arena-domino.club
arena-domino.vip
100% Memuaskan ^-^