Kamis, 01 November 2018
Keluarga Tak Sedarah (2)
“Kamar kamu yang mana Ril?” tanya Siti. “Kamar aku nomer 4B lantai 2, kalau kamu?” jawab Nuril. “Aku 4A lantai 1”. “Wah enak dong gak usah capek-capek harus naik turun tangga”. “Iya, hehehe...” jawab Siti. Tak lama mereka berjalan, sampailah mereka di depan kamar Siti, “Ya sudah kalau gitu aku mau ke kamar aku dulu ya”. “Iya Ril, kamu berani kan ke kamarmu sendirian?” tanya Siti. “Berani kok, kan dekat” jawab Nuril sambil tersenyum menatap Siti. Akhirnya Siti masuk ke kamarnya dan Nuril kembali ke kamarnya.
Langkah demi langkah Nuril memberanikan diri untuk melewati beberapa kamar-kamar yang ada di lantai 1, terlihat ada beberapa senior yang sedang duduk di depan kamar mereka sendiri, sesekali mereka tersenyum memandang ke arah Nuril dan dibalas senyuman juga oleh Nuril dengan rasa malu-malu. Maklum yahh, kurang lebih seperti itu lah rasanya, menjadi santri baru, masih malu-malu kucing, hihihi...
Siti hanya bisa duduk terdiam di sebelah tas yang ia bawa dari rumah dan memandangi sudut-sudut kamarnya itu, sesekali dia memandangi teman-teman barunya yang sama sekali belum ia kenal. Tiba-tiba ada seorang wanita datang masuk ke kamar Siti, dia tersenyum memandangi para santri-santri baru seraya berkata, “Assalammualaikum adek-adek, sebelumnya perkenalkan nama kakak, Charitsa Nur Soliha, panggil saja saya kak Risa, saya di sini yang akan menemani kalian dan mengatur kegiatan kalian di kamar asrama ini, semoga adek-adek di sini betah ya dan bisa menutut ilmu dengan rasa bahagia” ujar kak Risa yang tak lain adalah senior di ponpes THORIQOTUN NAJAH ini.
Semua santri baru yang berada di dalam, menjawab salam dari kak Risa lalu kembali diam mendengarkan penjelasan dari kak Risa. Memang santri-santri senior di sini tidak banyak, hanya berjumlah 20 santri karena ponpes ini terbilang masih baru, baru berdiri 1 tahun. Bisa di bilang, tahun ini adalah santri angkatan ke 2, tetapi meskipun ponpes ini baru, fasilitas di sini cukup lengkap, ada 4 kamar di lantai 1, dan 4 kamar di lantai 2 dengan 3 kamar mandi, 1 musollah, 2 kelas Diniyah, aula untuk WB (wajib belajar), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Yuppss..., semua santri baru di sini baru memasuki bangku SMP, yah itu bisa dilihat dari wajah mereka yang masih terlihat imut-imut dan polos karena baru lulus SD.
Bersambung..., 😀.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
BalasHapusSistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
Link Alternatif :
arena-domino.club
arena-domino.vip
100% Memuaskan ^-^